Oleh: kotisipil87itb | September 16, 2008

KEMURAHAN HATI (rayuan) YANG TERLAMBAT

Topik: TELEKOMUNIKASI (Sebuah Artikel indah yang Sarkas)

Masih ingakatkah kita di era tahun 80an saat kita kuliah di Bandung. Betapa sulitnya berkomunikasi lewat telepon untuk melepas kerinduan mendengar suara keluarga di kampung kita sana. Telekomunikasi adalah sesuatu barang mewah buat kita kala itu sehingga kita rela mengantri di wartel menunggu setalah jam 21.00 Wib untuk mendapatkan tarif murah alias diskon 50%. Walau uang saku rada jebol karena tetap muahaaal buat kita, namun kita akhirnya mencoba merasa nyaman saja, karena semoga di seberang sana Bapak dan Mak kita belom tidur, kita sudah tak tahan ingin mendengar suaranya.

Tak lama kita nikmati kenyamanan itu, berselang 1 s/d 2 tahun sistim diskon 50% nya kemudian Mereka geser menjadi setelah lewat pukul 23.00 Wib, sedangkan untuk setelah pukul 21.00 Wib diskon diturunkan menjadi 25%. Bayangkan… Ortu kiatapun terkantuk kantuuuuk lah menantikan suara anaknya yang sudah kita kode (beberapa detik di jam-jam awalnya sebelon diskon), bahwa kita akan nelpon nanti setelah dikonnya 50% nya mulai.

Cerita diatas baru untuk perantau dari Indonesia bagian Barat. Bagamana untuk perantau dari Sulaesi ke Timur sana..?? Capee deeh…

Tak ada Inovasi.. Taka ada Dispensasi… dari Si monopoli TELKOM, meski itu untuk Mahasiswa Perantau susah seperti kita yang jumlahnya mungkin jutaan orang disantero Nusantara ini. Sementara mereka hidup MakmuuuRRRR dan nyaman dalam manajemen BUMNnya yang Gemuk nan Pemalas itu. yang dibuktikan berbondong-bondongnya alumni kita untuk bekerja di perusahaan itu karena ngiler Berat.

Di Era pertengahan 90an hingga kini mana kala kita sudah selesai kuliah mulai bekerja, ada yang berwira swasta, nikah, punya anak dll. Kita kemudian butuh lagi jasa mereka (si TELKOM ini). Kita butuh baik untuk sekedar alat komunikasi di Rumah atau untuk keperluan komunikasi di kantor bagi yang membuka usaha sendiri.

Apa yang terjadi…?? Sulitnya memesan sambungan baru, minta ampyuuun… Alasannye macam-macam; belum ada jaringan lah.., perlu menuggu jaringan barulah..!!

Bagaimana dengan Tarif..??? WooW teeetep Muahaaal…!!! Alasannya juaga macam-macam; salah satunya, kebijaksanaan tarif tinggi itu dikarena ken.. alasan untuk Investasi bagi saudara-saudara kita di daerah lain yang belum memiliki jaringan telpon Huahahahaha…. Huakakakakak (muliaaa amiiit).

Alasan ini sebenarnya mudah dipatahkan; Mereka kan, bisnis…!!! emangnye pemakai jaringan baru itu bakalan make telpon secara GRATISAN??? Kan nggaK…???!!!!

KINI mereka datang kehadapan hidung kita…. setalah kepepet dengan saingannya dengan judul rayuan: TELEPON RUMAH: Telkom Diskon Tarif Percakapan 90 Persen.

Yang jelas saat ini di Kampung halaman sana, para ORTU,  telah kita bekali 1 HP GSM dan 1 HP CDMA. Untuk kartunya..??? ,  ya Suka-suka..!!! yang mana yang lagi murah aje dooong…11??? Kalau sudah mulai nipu, Sim Card (kartu Sim) nya kita BUAANG ke GOT. Dalam arti kate; Manfaatin saja OPERATOR yang tengah PERANG BERDARAH-DARAH ini.

Sedang Untuk Telpon Rumah yang disana alias milik si mantan Raja Tega (TELEKOM) itu, sudah kita SEDEKAHKAN saja Abonemen plus pulsa nelpon sekitar 2 menit perbulan (LOKAL) untuk tetap menjaga semangat motto yang ditelinga kita bunyinya commited to the devil.  Itu juga dilakukan supaya Mereka tidak BUNUH DIRI ramai ramai sama pegawainya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: