Oleh: kotisipil87itb | Oktober 15, 2008

Sri Mulyani Sarjana ‘Textbook Thinking’

Ahluwalia
Rizal Ramli
(inilah.com/Wirasatria)

INILAH.COM, Jakarta – Mantan Menko Ekuin Rizal Ramli mengaku amat kecewa dengan cara penanganan Menkeu Sri Mulyani Indrawati atas perekonomian nasional yang diseretnya ke arus neoliberalisme.

Akibatnya, ketika bursa saham jatuh, Sri Mulyani tetap bertahan pada neoliberalismenya.

Menurut sumber di Istana, Sri Mulyani malah mendesak agar saham Bakrie & Brothers dibuka suspensinya secepatnya.

Pada Senin pagi ini (13/10) di kantor Wapres Jusuf Kalla, digelar rapat internal yang melibatkan Menkeu Sri Mulyani, Menneg BUMN Sofyan Djalil dan Mensesneg Hatta Radjasa.

Dalam rapat itu Menkeu tetap ngotot agar saham perusahaan di kelompok Bakrie dibuka suspensinya meski harganya sudah jatuh murah.

“Saya kecewa, sektor riil sudah hancur dan kini dipukul jatuhnya bursa saham. Ini semua akibat kebijakan Menkeu Sri Mulyani dan Boediono yang neoliberal itu. Sri Mulyani itu menkeu neolib tulen, dan dia tidak lahir dari seorang aktivis pergerakan sehingga dia tidak memiliki visi, patriotisme dan spirit nasionalisme ekonomi seperti Hatta, Sjahrir, Ali Sastroamidjojo dan lainnya,” katanya di Jakarta, Senin (13/10).

Menurut Rizal, Sri Mulyani hanya mengekor mafia Berkeley yang sudah diakui gagal oleh almarhum Prof Sumitro Djojohadikusumo sebagai bapaknya ‘teknokrat Mafia Berkeley’.

Rizal memperingatkan Susilo Bambang Yudhoyono agar kritis dan waspada dengan resep-resep mafia Berkeley dari Sri Mulyani yang jelas mengekor teextbook Amerika.

“Resep itu hanya cocok untuk AS, tapi tidak untuk Indonesia. Soekarno menyebut sarjana textbook itu sebagai ‘sarjana diktat’ yang tidak kreatif,” kata Rizal.

Rizal juga mendesak tim Ekuin Kabinet Indonesia Bersatu untuk mencari solusi kreatif dan rasional dalam menyelamatkan ekonomi nasional.[L2]

Dikutip dari: INILAH.COM 13/10/2008 13:41

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: